Berbisnis dari rumah dengan perangkat TI

Anda seorang wanita karier yang harus keluar dari pekerjaan karena pengabdian sebagai ibu rumah tangga sehingga menganggap potensi diri dan ilmu Anda menjadi sia-sia? Kalau ya, maka sudah selayaknya Anda mempertimbangkan kembali mengembangkan potensi diri Anda.

Kemajuan teknologi informasi dewasa ini bisa menjadi salah satu kunci jawaban dari keresahan yang mungkin Anda rasakan. Selama ini, dunia teknologi informasi (TI) memang identik dengan kaum pria. Bahkan, hampir 97% dari pelaku bidang TI seluruh dunia dikuasai oleh kaum laki-laki.

Namun, bukan berarti perempuan tidak bisa ikut terjun di dalamnya. Dengan kebutuhan tenaga TI pada 2015 mencapai 327.813 orang di Tanah Air, maka makin membuka peluang perempuan untuk bisa eksis didunia ini.

Berdasarkan kesadaran tersebut, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Telematika, Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII), dan Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo) menggelar diskusi bertema Dunia IT Milik Wanita Juga.

Dalam diskusi tersebut, Ketua LSP Telematika G. Hidayat Tjokrodjojo mengatakan dengan makin tingginya tingkat kebutuhan tenaga TI saat ini, makin membuka peluang besar bagi pengembangan SDM sektor ini bagi perempuan.

Direktur sistem informasi, perangkat lunak dan konten Lolly Amalia Abdullah mengatakan meskipun menjadi kaum minoritas dalam dunia TI, bukan berarti perempuan kalah dibandingkan dengan pria dalam penguasaan ilmu.

Senada dengan Loly, ketua umum APJII sekaligus CEO PT Dyviacom Intrabumi Tbk Sylvia Sumarlin menyatakan banyak peluang bisnis yang bisa dihasilkan para perempuan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Peluang ini sekaligus bisa digunakan untuk mengembangkan potensi diri para perempuan yang mungkin harus berada di rumah untuk mengelola rumah tangga.

Untuk mengembangkan peluang bisnis ini tidaklah sulit. Menurut Sylvia, cara yang paling mudah adalah dengan berupaya menambah pendapatan dengan memanfaatkan perangkat TI yang sudah ada di rumah Anda.

Jika Anda cukup cermat, Anda bisa melihat ada banyak peluang bisnis yang bisa didapatkan dari kemajuan TI saat ini yang mungkin belum pernah Anda sadari sebelumnya.

Misalnya, menurut Sylvia, dengan perangkat komputer yang ada di rumah, maka bisa dijadikan pendapatan dengan menjalankan bisnis online seperti menjadi penerjemah atau transkip data, editor buku atau majalah, atau bahkan jasa pengetikan bagi masyarakat sekitar lingkungan Anda.

Atau bagaimana juga dengan perangkat music player seperti mp3 player, dvd player yang ada di rumah Anda? Perangkat hiburan ini, bisa juga dijadikan peluang bisnis bagi Anda yang punya keahlian menari dengan membuka kursus tari bagi anak-anak atau ibu-ibu sekitar lingkungan Anda.

Itu adalah beragam jenis bisnis kecil-kecil dengan pemanfaatan TI yang bisa Anda terapkan di rumah.

Peluang bisnis lebih besar dengan pemanfaatan IT pun lebih banyak lagi. Misalnya, bisnis rental playstation, warnet, atau kursus komputer bisa menjadi alternatif pilihan berbisnis.

Tip berbisnis TI di rumah
·  Karena bisnisnya berbasis TI, mau tidak mau Anda harus menguasai bidang ini, jangan gatek (gagap teknologi), caranya dengan mengikuti perkembangan teknologi. Misalnya mencari tahu cara mendapatkan internet yang lebih murah, atau bagaimana memasarkan yangl lebih mudah.
·  Selain mengerti teknologi, Anda juga harus memiliki keahlian khusus yang bisa dijual seperti editor dan penerjemah yang harus menguasai teknik penulisan atau bahasa asing.
·  Anda pun harus jeli dalam menerapkan diferensiasi dengan pesaing lainnya. Karena bisnis ini tanpa batasan, semua orang bisa dengan mudah menjalankannya.
·  Selain bisnis dengan cara online, hubungan offline atau komunikasi tatap muka pun harus dilakukan untuk lebih menjalin komunikasi yang lebih baik dengan pemakai jasa Anda.

Dengan bisnis yang lebih besar ini, tentu saja profit yang Anda dapatkan akan lebih besar. Salah satu pelaku bisnis dengan memanfaatkan IT di rumah adalah Voila Paramitha Rahayu. Dia membuka kursus komputer Quick Study Centre di Depok.

Dengan minat dan kemampuannya desain komputer seperti free hand, correl dan lainnya, dia bisa menjalankan bisnis dari rumah sambil mengurus kedua anaknya. Bahkan, setelah merasa cukup maju dengan usahanya ini, dia mulai melakukan diversifikasi ke bisnis percetakan dengan nama Fiori Printing. Selain bisa menjalankan bisnis dari rumah, menurut Voila, dia juga bisa mandiri selama ditinggal suaminya yang tengah menuntut ilmu di India.

Manfaatkan Internet

Namun, biasanya karena hanya dijalankan online dan dari rumah ini, pasarnya sangat terbatas. Salah satu solusinya adalah kembali dengan memanfaatkan TI lewat Internet, dengan menggunakan sarana blog, milis, atau pun memasang iklan gratis yang banyak tersedia di situs-situs tertentu.

Artinya, hanya dengan bekerja dari rumah, Anda bisa menyelesaikan semuanya dengan cepat lewat pemanfaatan TI. Mudah bukan? Ibarat pepatah yang menyebutkan sekali mendayung dua tiga pulau terlampui.

Keuntungan yang bisa diperoleh dari peluang bisnis TI ini lumayan menghasilkan lho? Menurut perencana keuangan Ahmad Gozali, dengan pemanfaatan modal yang sudah ada, Anda sudah dipastikan akan mendapatkan keuntungan ganda jika menjalankan bisnis ini.

Selain itu, Anda juga tidak perlu mengeluarkan biaya sewa tempat karena hanya memanfaatkan lahan atau ruang yang ada di rumah. Selain itu, Anda juga tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi untuk pergi ke tempat kerja. Atau bahkan bagi perempuan khususnya tidak perlu lagi mengeluarkan dana untuk belanja busana kerja seperti pekerja kantoran. “Biaya pasti yang dikeluarkan adalah biaya listrik dan Internet saja,” tambahnya.

Keuntungan lain adalah dari sisi waktu, yang lebih efisien. Artinya, Anda bisa tetap mendapatkan penghasilan tanpa harus meninggalkan tugas sebagai istri dan ibu. Dan yang paling terpenting adalah bahwa Anda masih tetap bisa mengasah kemampuan dan pengetahuan. (redaksi@bisnis.co.id)

Mia Chitra Dinisari
Kontributor Bisnis Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s