Agar Mempermudah Penetrasi Pasar

Ada berbagai cara yang bisa kita lakukan untuk memuluskan upaya kita dalam memperluas pasar perusahaan kita atau menambah jumlah klien. Diantara salah satu kiatnya.

Pertama, usahakan sejak seawal mungkin kita bisa mendapatkan satu klien dari perusahaan yang terkemuka. Usahakan ada satu diantara beberapa klien kita yang posisi di industrinya cukup bonafid dan dikenal (reputable).

Lalu layani dan treatmen klien yang satu ini sebaik-baiknya, sesempurna mungkin yang kita bisa — bukan berarti  yang lain disepelekan lho!. Pokoknya klien yang reputable tadi layani sehingga very satisfied dengan produk atau servis kita. Secara internal, ini juga menjadi sarana pembuktian bahwa perusahaan kita mampu melayani perusahaan kelas satu yang biasanya requirement-nya dalam bisnis memang lebih kompleks.

Kalau kita bisa mendapatkan klien bonafid seperti itu dan bisa membuktikan bahwa bisa melayani mereka dengan sempurna dan sangat memuaskan dan klien itu mereka menjadi loyal dengan perusahaan Anda, maka kita bisa menjadikan hal ini sebagai tool yang efektif untuk mencari klien baru (create new market). Kita bisa mengatakan dengan halus ke calon-calon klien kita “Perusahaan X yang market leader di industri ini saja pakai jasa atau produk kita lho. Mereka loyal dan puas dengan produk kita dan sudah pakai pakai produk kita untuk sekian waktu”.

Bahkan, kalau di perusahaan-perusahaan calon klien itu ada relasi yang sudah akrab atau dekat dengan Anda, maka kita bisa lebih berani bicara “Perusahaan X saja puas pakai produk/jasa kita. Kalau kamu nggak percaya silahkan tanya Pak Y di perusahaan itu yang berhubungan langsung dengan kita”. Dalam hal ini akan lebih efektif kalau yang bicara adalah klien langsung yang sudah puas dan membeberkan pengalamannya ke calon klien yang lain.

Dalam dunia marketing, peran word of mouth dan testimonial dari klien yang puas itu sangat prowerfull untuk create new customer. Ia jauh lebih powerfull ketimbang iklan di media manapun. Selain itu, kalau kita bisa menggaet klien yang paling bonafid seperti itu juga akan membantu dan mengangkat image perusahaan kita (dan produk kita) yang akan memudahkan kita ketika penetrasi ke pasar yang lebih luas.

Nah tugas kita sebagai pebisnis ialah mencari klien-klien top seperti itu yang bisa kita jadikan flagship atau endorser untuk memperluas pasar seperti itu. Kiat ini bukan isapan jempol. Seorang pengusaha jasa pertambangan Ermin Nasution, pemilik PT Welltekindo Nusantara juga melakukan kiat ini ketika membangun membangun bisnisnya hingga kini dia mengusasi 70% market share bisnis wireline di Indonesia.

Yang pertama ia lakukan ialah mengerjakan proyek perushaaan minyak terkemuka, Mobil Oil. Di Mobil Oil awalnya ia mengerjakan sebuah proyek skala kecil, namun kemudian bisa membuktikan kerjanya dengan baik sehingga ditambah kerjaannya.

Setelah sukses dan dipercaya penuh di Mobil Oil, ia kemudian mulai menawarkan ke perusahaan lain termasuk Maxus, Conoco, Exxon, dan sederet perusahaan perminyaan besar lainnya di Indonesia. Ternyata semua itu relatif mulus karena sudah mendapatkan pengakuan dari Mobil Oil tadi. Calon-calon klien sudah tahu Mobil Oil. Mobil Oil saja pakai, kenapa kita mesti ragu?

Jadi, disini, message utamanya, bagi kita, perlu sekali mencari klien yang reputable, karena itu  akan bermanfaat memudahkan kita untuk mengetuk pintu calon-calon klien lainnya. Kalau kita entrepreneur pemula, usahakan di awal kita bisa mendapatkan satu atau dua klien besar untuk dijadikan endorser seperti ini. Kalau kita bisa mendapatkan klien besar di awal memulai usaha dan bisa memuaskannya hingga loyal, maka bisa dipastikan jalan kita menjadi lebih mudah.

(Wisdom ini dan juga cerita tentang Ermin Nasution, diambil dari buku terbaru Gramedia Pustaka Utama, “10 Entrepreneur Yang Sukses Membangun Bisnis dari 0”, disusun Sudarmadi).

Sukses buat kita semua

Sumber : Milis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s