7 Kebiasaan Tidak Fit

Tanpa sadar Anda melakukan kebiasaan-kebiasaan kecil yang membuat tubuh tidak
fit. Kenali kebiasaan Anda itu dan jadilah fit dengan mengubahnya.

1. Tak menahan lapar
Anda begitu khawatir terserang maag. Rasa lapar segera dijawab dengan mencari
makanan. Padahal, Anda tidak perlu selalu menjawab ’tantangan’ perut. Kebiasaan
ini membuat tubuh Anda tak punya pola makan yang teratur. Lapar tak menentu
membuat Anda tak mengontrol makanan yang masuk. Tentukan jam makan yang pasti.
Misal, sarapan setiap pukul 6-7, lunch antara pukul 1-12 siang, dan makan malam
pukul 6-7. Jadi abaikan saja perut Anda yang terasa lapar, sampai berbunyi
kriuk-kriuk sekalipun, bila saat itu belum jam makan.

2. Mencari jarak terdekat
Bila membawa kendaraan sendiri, Anda punya kecenderungan mencari tempat parkir
yang paling dekat dengan pintu masuk. Dengan demikian Anda tidak perlu berjalan
terlalu jauh. Atau, jika Anda menumpang kendaraan orang lain, pun naik kendaraan
umum, kecenderungan yang sama terjadi : turun di tempat terdekat. Kebiasaan ini
membuat porsi jalan kaki Anda semakin sedikit. Padahal, dalam sehari, idealnya
Anda berjalan kaki selama 15-30 menit.

3. Regular mengkonsumsi kafein
Bagi penggila kopi, hari belum lengkap tanpa secangkir (atau dua-tiga cangkir)
kopi. Bila Anda bukan pengopi, bukan berarti Anda bebas dari kafein, memangnya
Anda tak minum teh? Di situ ada kafein-nya lho. Bila dikonsumsi dalam jumlah
normal, kafein tidak berbahaya. Namun setiap orang punya ambang batas. Pernahkah
Anda merasa badan tak nyaman tanpa sebab? Bisa jadi tanpa sadar Anda sudah
kecanduan kafein. Mulai sekarang, cobalah kurangi sedikit demi sedikit.

4. Mengabaikan rasa nyeri
Anda mungkin pernah mengalami nyeri di persendian, perut atau sudut-sudut
tubuh lainnya. Hanya muncul sesekali, setelah itu menghilang. Tahukah Anda bahwa
tubuh memiliki sistem alarm yang maha hebat? Rasa nyeri, sesedikit apapun itu,
adalah alarm tubuh yang perlu ’didengar’. Bila rasa nyeri muncul lebih dari tiga
kali dalam jangka waktu satu bulan, maka sudah waktunya Anda berangkat ke
dokter.

5. Duduk bertopang kaki
Ini adalah cara duduk yang enak. Menopangkan satu kaki ke kaki lainnya.
Nyatanya, bila Anda punya kebiasaan menopang kaki, maka salah satu kaki akan
bekerja keras. Aliran darah agak terhambat. Mulai sekarang Anda perlu
membiasakan diri duduk dengan kaki rapat dan rapi. Selain terlihat lebih sopan,
juga baik untuk kesehatan kaki.

6. Jarang tertawa lepas
Tertawa lepas adalah salah satu terapi yang membuat Anda lebih positif melihat
hidup. Orang dewasa paling tidak membutuhkan lima sampai sebelas kali tertawa
lepas dalam sehari. Jadi, mulai sekarang hilangkan nilai ’lawakan basi’.
Tertawalah sebisanya. Tawa Anda akan menular pada yang lain.

7. Mengabaikan posisi tidur
Posisi tidur yang tidak tepat (apalagi salah) akan membuat tubuh Anda tidak
bisa beristirahat dengan baik. Inilah yang menyebabkan tubuh pegal-pegal,
sekalipun Anda sudah tidur dengan cukup. Posisi tidur yang dianjurkan adalah
tubuh terlentang, lurus, dengan bantal menyangga kepala hingga bahu (lebih
dianjurkan tidak menggunakan bantal). Letak kedua tangan bisa di pinggir tubuh
atau di atas perut.

Sebuah kebiasaan baru yang tidak sulit, kan? (CW/CHK)

http://www.kompas.com/wanita/news/0512/22/163508.htm

Harry Prasetya, ST
Departemen Keuangan R.I.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s