Tips Negosiasi Masalah Gaji

Persoalan negosiasi gaji dalam sebuah proses perekrutan karyawan adalah isu yang susah-susah gampang untuk dijalani.

Karena, kalau sampai salah bernegosiasi, bisa-bisa akan menjadi penyesalan tiada akhir. Calon karyawan yang melakukan persiapan sebelum proses negosiasi gaji, dan mengetahui rambu-rambu tentang prinsip negosiasi gaji, akan terhindar dari penyesalan tiada akhir tersebut.

Persiapan sebelum wawancara
Ketahui dulu apa yang Anda inginkan dan apa hal penting yang menjadi prioritas dalam peran Anda di posisi yang sedang dilamar. Yang pasti, gaji lebih besar akan diikuti oleh tanggung jawab yang lebih besar. Keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, komunitas, juga kebudayaan di perusahaan baru. Semua harus dipikirkan sebelum bernegosiasi.

Coba cari-cari infromasi tentang kisaran gaji yang sesuai dengan posisi yang sedang dilamar. Ini akan membantu Anda untuk mengetahui apakah pekerjaan yang sedang dilamar mempunyai standar gaji yang cukup untuk Anda atau tidak. Ingat, biar bagaimanapun, variabel seperti besar perusahaan, kondisi ekonomi dan juga jumlah saingan untuk posisi tersebut, bisa menjadi informasi yang membantu.

Kapan waktu yang tepat dan bagaimana cara membicarakan soal uang?
Mengertilah bahwa semua perusahaan memiliki kisaran gaji yang telah ditetapkan untuk masing-masing posisi yang ada di perusahaan tersebut. Sebuah pengecualian bukanlah hal yang lumrah. Beberapa hal fleksibel yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan akan hadir terpisah dari gaji. Misalnya, bonus, uang kehadiran, uang makan dan uang transport, yang jumlahnya bisa menjadi tambahan gaji yang lebih besar.

Persiapan
Anda harus bersiap-siap untuk meyakinkan pewawancara bahwa Anda layak untuk mendapatkan jumlah yang lebih besar. Cara yang paling mudah untuk melakukan ini adalah menyiapkan contoh spesifik tentang hal yang bisa menjadi nilai tambah Anda untuk perusahaan.

Terbuka
Ketika pewawancara menanyakan tentang kompensasi yang diinginkan selama melakukan wawancara lewat telepon, biarkan ia mengetahui seberapa besar standar Anda.

Misalnya Anda mengatakan, “jumlah yang saya harapkan adalah antara Rp 4,000,000-Rp 5,000,000, tapi jumlah tersebut juga fleksibel sesuai dengan standar perusahaan.”

Boleh-boleh saja menanyakan pada pewawancara apakah jumlah yang Anda ajukan sesuai dengan standar perusahaan atau tidak, karena hal ini penting untuk diketahui agar kedua belah pihak bisa membuat sebuah keputusan tanpa membuang waktu.

Ingat, peran seseorang dalam proses perekrutan karyawan berbeda di setiap perusahaan, jadi jangan menganggap enteng pengaruh seseorang dalam proses pengambilan sebuah keputusan.

Menghormati
Jika penawaran yang diajukan si pewawancara di bawah standar Anda, ucapkan terima kasih. Katakan, apakah ada kemungkinan jumlah tersebut dinaikkan, atau Anda bisa mendapatkan wewenang yang lebih. Tidak perlu terlalu memikirkan jawaban dari pewawancara, katakan saja bahwa Anda masih butuh waktu untuk memikirkannya. Jangan terburu-buru untuk memulai sebuah negosiasi.

Tegas
Jika tidak ada fleksibilitas dalam proses negosiasi, hanya ada dua pilihan. Menerima, atau menolaknya secara halus. Namun jika perusahaan tersebut masih masuk dalam batas toleransi fleksibilitas Anda, maka Anda bisa memutuskan untuk maju terus ke proses selanjutnya atau tidak, seperti menandatangani kontrak dan sebagainya.

Bersikap Profesional
Semua hal yang Anda lakukan dalam proses negosiasi akan diingat oleh semua orang yang terlibat dengan Anda setelah proses perekrutan selesai, dan akan sangat membantu dalam proses kenaikan gaji.

Tapi yang pasti, persiapan matang sebelum proses negosiasi adalah kunci untuk mendapatkan gaji yang sesuai dengan keinginan, dan juga meningkatkan kepercayaan diri untuk bisa mengatakan “deal or no deal”. (Regina Heskia Panontongan/Nunink)

2 responses to “Tips Negosiasi Masalah Gaji

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s