4 Tanda Si Dia Tak Siap Menikah

Astaga!HidupGaya – Umumnya wanita menjalin kasih dengan seorang pria dengan harapan agar hubungan kasih yang telah terjalin dapat dibawa hingga ke jenjang pernikahan. Namun setelah sekian lama hubungan Anda berdua tak ada tanda-tanda akan bermuara pada pernikahan. Well.. Sebetulnya ada beberapa sinyal yang bisa Anda tangkap apakah si dia sudah siap berkomitmen lebih jauh atau tidak. Coba saja amati apakah beberapa tanda berikut pernah Anda dapati bila membahas tentang perkawinan dengan pasangan.

1. Si dia bilang belum ada rencana masa depan
Bila si dia mengatakan hal ini kepada Anda, ini berarti ia belum tertarik untuk menikah dan membangun keluarga bersama Anda. Jadi kalau Anda sudah cukup umur dan yang Anda cari adalah hubungan yang berujung pada pernikahan, maka jangan buang waktu untuk mengubah pikiran si dia. Mungkin si dia hanya menganggap Anda sebagai selingan atau just wanna have fun, atau si dia belum cukup dewasa untuk memasuki dunia perkawinan dengan segala tanggung jawab dan resikonya. Jadi daripada Anda buang-buang waktu dan energi untuk menunggu kesiapan si dia, lebih baik segera keluar dari hubungan yang tak jelas arah seperti ini.

2. Beli barang-barang tak berguna
Alih-alih menabung demi masa depan Anda berdua, si dia malah membeli barang-barang “tak berguna” seperti aksesoris motor dengan harga super mahal atau console game terbaru seharga puluhan juta. Padahal dengan uang sebanyak itu, mungkin dapat Anda tabung untuk mencicil rumah atau merancang pesta pernikahan bersama. Dengan sikap si dia yang belum dapat “bertanggung jawab” terhadap urusan finansialnya, hal itu tentu dapat menyulitkan Anda berdua setelah menikah. Pasalnya setelah menikah pastinya Anda berdua harus mempertimbangkan dengan matang semua pemasukan dan pengeluaran agar tidak terjadi lebih besar pasak daripada tiang bukan? Ketika memutuskan menikah, Anda berdua sudah harus dapat bertanggung jawab terhadap setiap pengeluaran berdua dan tak dapat lagi menadahkan tangan kepada ortu untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan Anda berdua.

3. Teman-teman yang berkeluarga dianggap pecundang
Bila ia memiliki pemikiran seperti ini, maka lebih baik Anda berpikir-pikir lagi untuk meneruskan jalinan kasih Anda berdua. Pasalnya bila ia masih menganggap dirinya sebagai “jagoan”, maka sebetulnya secara mental dan emosi ia belum dewasa. Mungkin ia takut mengemban status sebagai suami sehingga tak bisa lagi bebas hura-hura dan bila ia bersikap bak “pejantan tangguh”, ada kemungkinan ia menjalin hubungan asmara lain selain dengan Anda. So.. Beware girls..

4. Tak percaya pada lembaga pernikahan
Bila si dia kerap kali mencoba meyakinkan bahwa Anda berdua masih terlalu cepat menikah, atau si dia kerap kali menceritakan sisi-sisi yang buruk mengenai pernikahan, ada baiknya Anda berpikir ulang sebelum mengajak si dia berkomitmen lebih jauh. Percaya deh.. Si dia mungkin akan menolak mentah-mentah ide Anda tentang menikah dan membangun keluarga yang bahagia dalam waktu beberapa tahun mendatang. So.. Kenapa Anda harus buang-buang energi untuk mengajaknya menikah?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s