Desktop Earth: Menjadikan Bumi sebagai Wallpaper

oleh: Gombang Nan Cengka

Bosan dengan gambar latar belakang alias wallpaper di komputer Anda? Atau sekedar ingin mencari variasi baru? Kalau begitu Anda mungkin tertarik mencoba utilitas Desktop Earth.

Seperti namanya program ini menjadikan gambar Bumi sebagai wallpaper desktop Anda. Hebatnya gambar Bumi tersebut berubah-ubah tiap saat sesuai dengan perputaran bola Bumi. Jadi bila suatu daerah pada suatu saat sedang diterangi cahaya matahari, alias berada dalam siang hari, daerah itu akan ditampilkan dengan jelas dan terang. Sebaliknya bila daerah tersebut sudah memasuki kegelapan, alias sudah memasuki malam hari, gambar daerah tersebut akan ditampilkan dalam kelam.

Sebagai contoh misalnya kita menghidupkan komputer di Indonesia pada saat siang hari. Wallpaper di desktop kita akan menampilkan kepulauan Indonesia di tengah-tengah dengan jelas, kalau kebetulan lagi tidak tertutup awan. Dan ketika malam menjelang Indonesia akan ditampakkan dalam gelap, dengan titik-titik cahaya yang menunjukkan kota-kota.

Aplikasi Desktop Earth memanfaatkan hasil dua proyek badan antariksa Amerika Serikat, NASA (National Aeronautics and Space Administration). Untuk gambar siang hari Desktop Earth mengambil gambar dari proyek Blue Marble (http://earthobservatory.nasa.gov/Newsroom/BlueMarble/). Sedangkan untuk gambar malam hari yang digunakan adalah proyek Earth’s City Light. Gambar dari proyek terakhir ini digunakan terutama untuk menampilkan titik-titik cahaya dari pemukiman yang ada di Bumi.

Untuk menambahkan efek realistis kita dapat menambahkan pula sebaran awan di atas permukaan Bumi. Namun pola sebaran awan ini tidak real-time (maksimum diperbarui tiap tiga jam), dan mensyaratkan koneksi ke jaringan Internet. Gambar-gambar awan tersebut diambil dari situs proyek Xplanet (http://xplanet.sourceforge.net). Bila komputer Anda tidak terhubung ke Internet, atau Anda sekedar ingin menghemat bandwidth, fitur ini dapat dinonaktifkan.

 Pengunduhan dan pemasangan

 Utilitas Desktop Earth ini dapat diunduh dari situs resminya, http://www.codefromthe70s.org/desktopearth_dl.asp. Versi terakhir Desktop Earth adalah 2.1.1. Desktop Earth mensyaratkan Windows XP, versi 32 bit maupun 64 bit. Versi Windows sebelumnya ada kemungkinan juga dapat digunakan, namun pengembangnya, Márton Anka, tidak menjaminnya.

Jalankan instalasi Desktop Earth dengan mengklik berkas installernya, DesktopEarthSetup.msi. Ukuran installer ini 6 MB. Pada saat instalasi akan ditanyakan apakah Desktop Earth dipasang hanya untuk Anda saja, atau semua pemakai di komputer. Sebaiknya pilih opsi pertama, karena opsi kedua mungkin akan membuat bingung pemakai lain. Dan bisa jadi mereka marah-marah karena wallpaper kesayangan mereka diganti tiba-tiba.

Setelah selesai instalasi wallpaper Anda akan langsung berubah menjadi gambar Bumi. Bagian Bumi pada zona waktu yang Anda pilih (misalnya WIB alias UTC+7 untuk penduduk Sumatera, Jawa dan Kalimantan bagian Barat) akan ditampilkan tepat di tengah-tengah layar.

Untuk mempertahankan wallpaper utilitas Desktop Earth akan dijalankan pada saat sistem operasi Windows dibuka.

 Mengubah setelan Desktop Earth

 Sebenarnya kita bisa saja membiarkan utilitas Desktop Earth tanpa harus mengutak-atik lagi. Meskipun demikian pengembang peranti lunak ini menyediakan beberapa opsi agar Desktop Earth dapat disesuaikan dengan selera pemakaianya.

Perubahan setelan dapat dilakukan dengan mengklik kanan ikon Desktop Earth di System Tray. Dari menu yang muncul klik Options. Di menu ini kita dapat menyetel lebih jauh beberapa aspek tampilan. Misalnya kita dapat mengubah tampilan kepadatan awan dan titik-titik cahaya di belahan bumi yang gelap, atau malah menonaktifkannya sama sekali. Kita juga dapat mengatur frekuensi Desktop Earth memutakhirkan wallpaper.

Kita juga dapat mengatur lebih jauh pemutakhiran pola awan. Klik kanan ikon Desktop Earth untuk menampilkan menu, lalu pilih Cloud Updates. Centang Update Cloud Images from Internet untuk mengaktifkan fitur pemutakhiran. Di bawahnya terdapat pilihan frekuensi update. Kita dapat mengatur pola awan diperbarui tiap 3 jam, 6 jam, 12 jam atau 24 jam sekali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s