3 Langkah Agar Kamar Anak Rapi

Menjaga kamar tetap rapi memiliki lebih dari sekedar keuntungan estetis. Anak-anak belajar bahwa keteraturan dan kerapian membuat mereka lebih mudah mencari segala sesuatunya.

Sangatlah jarang ditemui seorang anak dapat menjaga kamarnya sendiri tetap bersih. Kebiasaan ini menjadi hal yang memalukan bagi sebuah rumah.

Kamar yang pintunya selalu tertutup dan harus memberi peringatan pada orang lain agar tidak masuk ke  dalam. Padahal, memelihara sebuah kamar yang rapi jauh memiliki keuntungan estetis. Anak-anak belajar bahwa keteraturan dan kerapian membuat mereka lebih mudah mencari segala sesuatunya, menyelesaikan  pekerjaan rumah juga menjadi lebih cepat dan efisien.

Namun, mengapa tidak banyak anak yang dapat memelihara kamarnya tetap rapi? Mereka tidak memiliki pemahaman alami dalam proses keteraturan. Menghadapi tumpukan kaos kaki kotor, boneka-boneka binatang, tumpukan CD dan kertas-kertas pekerjaan rumah adalah sebuah hal yang menakutkan. Jika anak-anak tidak memiliki gambaran mengenai bagaimana cara membereskan tumpukan tersebut, maka tumpukan tersebut selamanya tidak akan dipindahkan.

Dan sebuah proses membersihkan biasanya menjadi sifat alami orang tua di mana tidak selalu masuk akal bagi seorang anak. Berikut metode sederhana yang dapat diterapkan dengan berhasil bahkan kepada anak kecil sekali pun.

Sebagai orang tua, tugas Anda adalah di dalam proses termasuk menyediakan beberapa tempat penyimpanan dan menjelaskan petunjuk-petunjuknya. Belilah atau cari wadah-wadah untuk penyimpanan, keranjang atau kotak plastik. Sediakan keranjang untuk pakaian kotor, sebuah kotak tempat mainan atau lemari buku serta sebuah wadah untuk sampah. Kemudian, berikan anak Anda tiga langkah mudah berikut agar kamar menjadi lebih rapi:

  1. Berjalanlah di sekitar kamar dan buang semua barang yang berserakan, satukan ke dalam satu tumpukan besar di tengah-tengah kamar. Termasuk di dalamnya mainan, kertas-kertas, pakaian bersih dan pakaian kotor. Ini bagian yang menyenangkan!
  2. Bersihkan permukaan perabot rumah, bereskan tempat tidur dan bersihkan kotoran yang berserakan di lantai sekitar pinggir kamar. Barang apapun yang ditemukan di sana juga diletakkan ke dalam tumpukan yang ada di tengah kamar. Nah! Daerah keliling  kamar sudah nampak bagus!
  3. Sekarang, pindahkan barang-barang dari  tumpukan  yang  berada  di  tengah lantai. Kembalikan ke tempat di mana barang-barang tersebut seharusnya berada, baik itu di tempat sampah, keranjang pakaian kotor, lemari, tempat mainan, lemari buku atau tempat-tempat penyimpanan lainnya. Pakaian bersih dilipat rapi dan letakkan di dalam lemari pakaian.

Itulah yang harus dilakukan. Tugas (memindahkan kembali barang-barang yang tidak berada pada tempatnya kembali ke tempat seharusnya) yang dulunya menyebalkan menjadi lebih mudah ketika hanya terdapat satu tumpukan yang harus disortir. Ini adalah cara yang sangat mudah bagi setiap anak untuk menerapkan dan membangun awal yang baik untuk sebuah kebiasaan yang baik. Dan memberi mereka sebuah cara mudah mengambil dan menemukan barang miliknya serta bekerja di dalam lingkungan yang teratur sekaligus untuk menjaga kebersihan kamar mereka lebih lama.

Belajar bagaimana pendekatan dalam mengatasi sebuah masalah besar dan menemukan solusi mudah adalah sebuah keahlian yang akan tertanam di dalam diri anak Anda melalui tantangan-tantangan lain.

Sumber : Era baru (Sheryl Wood/ The Epoch Times/ mer)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s