Migrain? Ear Candle Therapy Saja!

MOMS kerap mengalami migrain alias nyeri kepala sebelah? Konon ear candle therapy bisa mengurangi keluhan ini, lho! Hmm, apa hubungannya ya? Bukankah ear candle berurusan dengan telinga?

Tertarik ingin mencoba? Indah Sasmitomihardjo, General Manager dari Reggia memberikan pemaparannya:

Terapi Pembersihan
Ear candle bekerja layaknya vacum cleaner yang menyedot kotoran. Lilin yang dibakar akan menghasilkan panas. Tekanan udara di atas menjadi lebih rendah sehingga asap putih hasil bakaran lilin masuk ke telinga. Setelah tiga perempat lilin dibakar, asap di dalam telinga pun menjadi jenuh.

Dengan adanya aliran udara dan tekanan lebih tinggi, asap putih itu akhirnya keluar dari dalam telinga membawa partikel-partikel yang ada di dalam telinga, termasuk wax yang ada di dalam rumah siput (Cochlea).

Terapi ini bermanfaat untuk beberapa masalah yang berhubungan dengan telinga dan daerah kepala, seperti:

  1. Mengatasi kurang pendengaran karena penyumbatan kotoran di telinga
  2. Sakit kepala
  3. Migrain
  4. Mengurangi infeksi telinga tengah (otitis media)
  5. Tinitus (telinga berdengung)
  6. Insomnia (susah tidur)
  7. Stres dan depresi ringan

Dalam prosesnya, digunakan lilin khusus yang menyerupai pipa. Ujungnya dihubungkan dengan lubang telinga. Api yang dinyalakan akan mengangkat racun, lapisan lilin yang sudah lama, sisa dari infeksi, jamur dan mengurangi lembap pada telinga.

Tahapan Ear Candle Therapy

  1. Masukkan lilin ear candle ke dalam telinga sebelah kanan terlebih dulu, dengan dialasi tisu/kertas tipis, agar sisa pembakaran lilin tidak masuk ke dalam telinga.
  2. Bakar lilin ear candle yang sudah dimasukkan ke telinga, kemudian oleskan cream massage di belakang telinga, dan dipijat sampai lilin ear candle mencapai batas pembakaran (± selama tujuh menit). Lakukan gerakan massage searah dari atas ke bawah.
  3. Lakukan sama seperti tahap sebelumnya pada telinga kiri.
  4. Massage dada dengan gerakan dari depan ke pundak belakang.
  5. Massage bahu mulai dari sebelah kanan, dengan arah dari bahu ke atas sampai leher, berhenti sampai dengan belakang telinga. Kemudian lakukan gerakan massage yang sama untuk bahu sebelah kiri.
  6. Massage area setengah punggung, dengan gerakan menarik ke atas sampai dengan batas leher, kemudian diikuti dengan menekan perlahan-lahan hingga kepala naik (terangkat).
  7. Massage dahi dengan gerakan memutar dan berhenti dengan menekan pada titik kedua pelipis. Lanjutkan dengan tekanan perlahan pada kedua ujung alis lalu dipijat perlahan.
  8. Pijat bagian kepala dengan gerakan memutar.
  9. Pijat bagian belakang daun telinga dengan lembut.
  10. Terakhir, lakukan gerakan pijat serupa dengan tahap keempat.(Mom& Kiddie//nsa)

 

Sumber: Okezone

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s