Cara Meminta Kenaikan Gaji

Apakah Anda berpikir bahwa Anda pantas menerima lebih banyak daripada yang sekarang Anda terima? Mungkin ini saat terbaik untuk meminta kenaikan gaji. Kenaikan gaji memang sulit diminta, jadi kami akan memberikan saran praktis untuk menolong Anda memintanya dari atasan Anda.

Sebelum melakukannya, pastikan bahwa Anda memang pantas mendapatkannya. Pikirkan apa saja prestasi, peningkatan kualifikasi, dan sumbangan yang telah Anda berikan bagi perusahaan selama ini yang pantas diganjar dengan kenaikan gaji. Begitu Anda yakin, barulah Anda bisa mulai mengatur strategi.

  • Memilih momen yang tepat
    Waktu paling tepat untuk meminta kenaikan gaji adalah saat diadakan review atau penilaian tahunan atas kinerja para karyawan. Meski begitu, pasti banyak juga banyak kolega Anda yang memikirkan ide yang sama. Jika itu terjadi, bisa jadi permintaan Anda akan dilupakan karena ramainya orang yang meminta kenaikan.

Tetapi memang saat terbaik meminta kenaikan gaji adalah waktu job description Anda sudah berubah, atau saat Anda telah menerima tanggung jawab yang berbeda. Tapi hal ini membutuhkan persiapkan. Atur pertemuan formal dengan bos dan persenjatai diri Anda. Bicarakan juga rencana Anda dengan supervisor langsung di atas Anda, karena meskipun ia tidak bisa membuat keputusan untuk menaikkan gaji Anda, tetapi tetap saja nanti keputusan bos besar akan dibuat berdasarkan pertimbangan si supervisor.

  • Persiapan
    Mulailah dengan melakukan riset menyeluruh. Pastikan bahwa perusahaan Anda baik secara finansial, dan pertumbuhan bisnis berjalan lancar dan sehat. Pahami kebijakan perusahaan Anda dan cari tahu kriteria dan metode-metode yang biasa mereka gunakan untuk memberikan kenaikan gaji. Sangat penting untuk memahami hal ini sebelum memulai bernegosiasi.
  • Mengapa Anda pantas menerima kenaikan gaji?
    Persiapkan beberapa contoh yang mendemonstrasikan betapa Anda memberikan kontribusi yang berharga bagi perusahaan. Buat daftar pekerjaan baru yang dapat Anda kerjakan, kualifikasi-kualifikasi baru, peningkatan profesionalitas, dan sebagainya. Periksa orang lain yang berada pada posisi yang serupa dengan Anda, cari tahu berapa banyak yang mereka terima. Lakukan juga survei mengenai gaji-gaji teman-teman lain di perusahaan, baik yang posisinya lebih tinggi atau di bawah Anda.
  • Perhitungkan waktu
    Perhitungkan waktu yang paling tepat. Jangan sia-siakan penelitian Anda dengan menemui bos Anda pada waktu yang salah. Jika Anda dan bos sama-sama siap mengadakan diskusi mengenai masalah ini, maka percakapan Anda berdua akan berjalan dengan tenang dan rasional. Percayalah pada kemampuan diri Anda, dan jangan berasumsi bahwa bos Anda akan secara otomatis menentang permintaan Anda.
  • Lakukanlah
    Pilih waktu saat Anda merasa sangat siap. Mulai dengan memberikan ringkasan bagaimana Anda telah me-review performa Anda dan beri tahu atasan daftar hal-hal dan prestasi yang telah Anda capai selama ini selama bekerja. Cobalah memiliki sikap positif dan pertahankan senyum di wajah Anda. Bersikukuhlah, tetapi jangan tampak argresif. Pastikan bahwa Anda juga mendengarkan dengan baik apa yang dikatakan atasan, terutama berkaitan dengan visi supervisor Anda atas pekerjaan dan perusahaan.
  • Kesalahan yang harus dihindari
    Jangan sampai terlibat pada pembicaraan yang bersifat konfliktual. Jangan berfokus terlalu banyak pada jumlah atau kuantitas banyaknya kenaikan gaji Anda, biarkan atasan Anda yang memutuskan hal itu. Jangan juga membuat perbandingan dengan kolega yang lain, karena hal itu bisa saja diterima atasan seakan-akan seperti Anda mengkritiknya. Simpan saja hasil riset sebelumnya mengenai perbandingan gaji-gaji karyawan sebagai gambaran besar Anda, karena bisa saja atasan Anda memberi gaji yang berbeda berdasarkan perhitungan-perhitungan lain selain yang Anda tidak ketahui—seperti perbedaan kinerja, profesionalitas, dan sebagainya. Selain itu, jangan memberikan ultimatum bagi atasan, hal itu bisa berbalik menjebak Anda.
  • Jika jawabannya tidak…
    Negosiasikan keuntungan dan kemudahan lain bagi Anda, misalnya fasilitas kantor tambahan. cuti yang lebih panjang, jam kerja yang lebih fleksibel, dan lain-lain. Meski hal ini sepertinya bodoh—karena Anda baru saja tidak mendapat apa yang Anda inginkan dari perusahaan—tapi mintalah tanggung jawab baru untuk memberikan pesan jelas bahwa Anda ingin berbuat lebih bagi perusahaan, dan berharap atas balasan yang sama dari perusahaan di kemudian hari. Jika tidak ada perubahan dalam 12 bulan, Anda bisa kembali mengevaluasi keadaan dan memutuskan apakah ingin tetap bekerja atau pindah ke perusahaan lain. (niq)

 

Sumber: hanyawanita.com

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s