Obat Tradisional Difteri

Difteri adalah penyakit menular yang ditandai dengan sakit pada kerongkongan, sakit saat menelan, badan lemah, demam ringan, denyut nadi cepat, mual, menggigil, dan sakit kepala. Pada kerongkongan terlihat adanya lapisan berwarna kelabu yang mudah sekali berdarah.

Bila tidak segera teratasi, akan timbul sembap pada pangkal tenggorokan yang menyebabkan sesak napas, bahkan saluran pernapasan dapat tertutup sama sekali sehingga dapat mengakibatkan kematian.

Penyakit difteri menular melalui batuk, bersin, atau napas dari seseorang yang terkena infeksi bakteri corynebacterium diphteriae, yang menimbulkan radang pada selaput lendir kerongkongan dengan membentuk selaput berwarna putih yang lengket disertai gejala keracunan (toksemia), yang kebanyakan berjangkit pada anak-anak.

Pengobatan:

  • 30 gram daun jjinten dan 30 gram buah mengkudu (pace) masak dipotong-potong lalu direbus dengan 600 cc hingga tersisa 300 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat dan mengkudunya dimakan.
  • 60 gram kaktus gepeng dikupas, diiris-iris, lalu direbus bersama ½ butir biji pinang dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.
  • 30-60 gram daun bandotan dicuci bersih, kemudian ditumbuk halus dan diperas, lalu tambahkan gula batu secukupnya kemudian diminum.

Catatan:

Pilih salah satu resep tersebut, lakukan secara teratur 2 kali sehari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s