Kumpulan Secarik Motivasi:

NIKMATILAH PEKERJAAN ANDA
Sudah terlalu banyak orang yang mengeluh betapa pekerjaan mereka sungguh tak menyenangkan. Tak perlu anda menambah daftar panjang ini. Memang pekerjaan yang diangankan tidak selalu bisa diraih. Namun menikmati pekerjaan bukan soal apakah anda mengangankan pekerjaan itu atau tidak.

Menikmati adalah bagaimana anda menghargai diri anda sendiri. Semakin anda mampu menghargai bahwa anda bisa mengerjakannya lebih baik, semakin anda penuh menikmati apa yang anda kerjakan. Maka kerjakan segala sesuatunya lebih baik. Ini bukan hanya memberikan lebih banyak keberhasilan. Tetapi, juga memberikan lebih banyak hal yang bisa anda nikmati. Dan hidup anda pun jauh lebih menyenangkan.

Anak-anak kecil yang bermain di pantai tahu bagaimana menikmati apa yang mereka kerjakan. Membangun istana pasir boleh jadi adalah kegiatan yang paling menjengkelkan. Itu bila anda menganggap ombak laut selalu menghancurkan istana megah yang baru saja dibentuk. Namun, bila anda menganggap ombak sebagai bagian dari permainan ini, maka tiada alasan bagi anda untuk tidak membangun istana pasir yang jauh lebih megah. Menikmati pekerjaan adalah memahami setiap hal sebagai bagian dari permainan. Dan,bukankah sesungguhnya semua ini hanyalah permainan? (Editor)

****************************************************************************
Konsultasi Alternatif:
DILEMA PEMBERIAN SURAT REFERENSI KERJA
Tanya: Sebagai staff bagian Personalia, salah satu tugas saya adalah membuat surat referensi kerja bagi karyawan yang keluar. Isi surat referensi kerja kami sudah distandarisasi yang menyatakan bahwa karyawan tersebut pernah bekerja di perusahaan kami dengan baik. Kami tidak memberikan surat referensi bagi karyawan yang dipecat. Persoalannya, saya sering mendapat permintaan surat referensi kerja dari karyawan yang keluar akibat pemecatan.

Mereka membutuhkannya untuk mencari pekerjaan lagi. Namun, atasan saya tak mau menandatangani surat referensi kerja tersebut, dengan alasan, “Bukankah pemecatan berarti karyawan tersebut tidak melakukan pekerjaannya dengan baik?” Dalam hati saya merasa kasihan juga, tapi atasan tetap ngotot. Bagaimana ini?

Jawab: Surat referensi kerja memang sudah menjadi kebiasaan di dunia usaha sebagai “ijazah” bahwa seseorang telah bekerja di suatu perusahaan. Jadi fungsi terutama dari surat referensi kerja adalah memberikan keterangan riwayat pekerjaan seseorang. Selain itu, surat referensi kerja digunakan juga sebagai bukti kemampuan kerja seseorang, yang mana biasanya dinyatakan dengan “telah bekerja dengan baik” diembel-embeli dengan pujian dan terima kasih perusahaan pada karyawan tersebut.

Karena itulah surat tersebut diberi nama “Surat Referensi Kerja”. Bila perusahaan senang dengan prestasi kerja seseorang tentu takkan keberatan untuk menyatakan terima kasih dan pujiannya. Namun bila prestasi karyawan tersebut memang buruk yang mengakibatkan diirnya dipecat, perusahaan mana pun tak mau mereferensikannya.

Bisa saja untuk karyawan yang dipecat akibat kelakukan buruknya, cukup diberikan surat keterangan kerja tanpa menyebutkan bagaimana prestasi kerjanya selama ini. Bagaimana pun, kita tidak sebaiknya membunuh masa depan seseorang dengan menghapus riwayat pekerjaannya di perusahaan. Dalam surat keterangan kerja, jangan menuliskan hal-hal yang dapat merugikan dirinya.

Sampaikan saja hal-hal yang netral. Jangan lupa untuk menulis terima kasih atas kerjanya. Bagaimana pun kesalahan tidak perlu menutup kebijaksananaan perusahaan  untuk berterima kasih atas pekerjaannya selama ini. Tak seorang pun melakukan kesalahan seterusnya. Pasti ada sisi baiknya. Diskusikan bagaimana menyusun surat keterangan kerja yang netral dan diplomatis dengan atasan anda. Pastikan bahwa memang hanya karyawan terbaik sajalah yang mendapat “piagam” terbaiknya. (Editor)

****************************************************************************
Soul’s Bread:
SEORANG YOGI DAN SEEKOR KALAJENGKING
Huston Smith

Seorang yogi (ahli Yoga), yang duduk bersemadi di pinggir sungai Gangga,melihat seekor kalajengking jatuh ke dalam air di depannya. Ia memungut kalajengking tersebut, namun disengat oleh binatang itu. Kalajengking itu jatuh lagi ke dalam air. Sekali lagi yogi tersebut menyelamatkannya, dan sekali lagi ia disengat.

Kejadian itu berulang dua kali lagi, dan baru setelah itu seseorang yang melihat kejadian itu bertanya kepada yogi itu,”Anda terus juga menolong kalajengking itu, padahal satu-satunya terima kasih yang ditunjukkannya adalah menyengat Anda?”

Yogi itu menjawab, “Memang sifat kalajengking adalah menyengat, sedangkan sifat para yogi adalah menolong yang lain jika mereka mampu melakukannya.” (diadaptasi dari, “The Religions of Man”, Huston Smith)

Pojok Renungan:
Bagaimana dengan sifat anda? Sesungguhnya sifat manusia yang hakiki adalah mencintai, maka jangan berhenti mencintai meski anda tak memperoleh apa-apa. Atau, meski hanya kebencian yang anda terima. Karena mencintai tak mengenal imbalan kecuali rasa cinta itu sendiri. (Editor)

Stopper:
Kebahagiaan bukanlah tentang apa yang terjadi pada kita, namun bagaimana kita menerimanya. Ini tentang kecakapan untuk menemukan sesuatu yang positif di setiap hal yang negatif, dan memandang kemunduran sebagai tantangan. Jika kita bisa berhenti mengharapkan apa yang tidak kita miliki dan mulai menikmati apa yang kita punyai, hidup kita dapat semakin melimpah, terpenuhi dan lebih berbahagia. Waktu untuk berbahagia adalah sekarang. (Lynn Peters)

Ada suatu hal yang lucu dari hidup: bila engkau menolak sesuatu justru seringkali engkau malah menerimanya. (W. Somerset Maugham)

Tak ada yang dapat menghadirkan kedamaian padamu kecuali dirimu sendiri.
(Ralph Waldo Emerson)

 
 

Rgds, 

Trisno
————–
IT/MIS Dept.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s