Keloid

Posted by: “konsultasi.kesehatan@gmail.com”

Definisi

Keloid merupakan salah satu jenis dari jaringan parut yang merupakan hasil dari pertumbuhan yang berlebihan dari bekas kulit yang terluka, yang melebihi batas luka itu sendiri.

Penyebab

Sebagaimana disebut diatas, keloid terbentuk dari jaringan parut (bekas luka). Suatu jaringan yang dinamakan kolagen, yang normalnya akan timbuk untuk penyembuhan luka, mengalami pertumbuhan yang berlebihan. Jaringan ini dapat tumbuh dari luka yang ada, bekas tindikan, jerawat, cacar air, atau bahkan dari luka yang ringan seperti tergores.

Gejala Klinis

Bentuknya kenyal, mengkilat, dan dapat bervariasi dalam warna seperti merah jambu, merah daging, dan coklat gelap. Keloid tidak ganas, tidak menular, dan biasanya terdapat gejala gatal, nyeri tajam, dan perubahan bentuk. Pada kasus yang parah, dapat menghambat pergerakan dari kulit.

Yang sering membingungkan adalah bagaimana cara membedakan keloid dengan jaringan parut bekas luka yang biasa (hypertrophic scar). Hypertrophic scar merupakan pertumbuhan keatas (menonjol) jaringan parut bekas luka yang tidak melebar melewati batas luka. Parut ini dapat berkurang seiring dengan waktu. Keloid paling sering ditemukan pada daun telinga, dada, bahu, dan punggung bagian atas. Jika keloid menjadi terinfeksi, maka dapat terjadi ulkus (luka yang bergaung).

Keloid pada leher Keloid Pada Lengan

Pemeriksaan Tambahan

Tidak ada pemeriksaan tambahan untuk menegakkan diagnosis keloid. Cukup dengan pemeriksaan fisis saja.

Penatalaksanaan

Satu-satunya terapi adalah pengangkatan jaringan parut secara lengkap. Namun, kemungkinan luka bekas operasinya juga akan menjadi keloid cukup besar, yaitu sekitar 50%. Jadi tidak ada satupun terapi yang dapat menghilangkan kelioid 100%. Beberapa terapi yang dapat dilakukan untuk mengobati keloid adalah :

a.. Gel

Penggunaan gel yang mengandung ekstrak Allium cepa, Heparin dan Allantoin. Contohnya adalah Contratubex atau Hexilak Gel. Gel ini digunakan untuk mengobati luka setelah trauma (luka bakar, jerawat, penindikan, dll), luka setelah operasi, dan keloid. Saat ini, gel ini merupakan lini pertama pengobatan konservatif terhadap keloid.

b. Operasi

Telah disebutkan diatas bahwa dengan operasipun kemungkinan timbulnya keloid kembali masih sekitar 50%. Bahkan keloid yang timbul dapat lebih besar dari sebelumnya. Namun, tindaka operasi akan lebih berhasil jika dikombinasikan dengan terapi yang lain.

c.. Steroid

Penyuntikan steroid paling bagus dilakukan saat jaringan parut mulai menjadi tebal dan diketahui telah ada keloid sebelumnya. Penyuntikan secara berkala steroid dapat mengurangi ukuran keloid dan iritasi yang terjadi. Namun setelah penyuntikan, dapat dirasakan rasa sakit.

d.. Penekanan

Cara lain untuk mengobati keloid secara konservatif adalah dengan cara menggunakan perban elastis yang berfungsi sebagai penekan pada keloid. Perban in idapat digunakan selama beberapa bulan. Perban ini berfungsi untuk mencegah terjadinya jaringan parut yang baru.

e.. Laser

Terapi ini merupakan alternative dari operasi. Laser hanya dapat menghilangkan keloid pada permukaannya saja (yang timbul)

f.. Obat

Saat ini, obat yang biasanya digunakan untuk mengobati penyakit autoimun atau kanker ternyata dapat berguna untuk mengobati keloid. Contohnya adalah alpha-interferon, 5-fluorouracil dan bleomycin. Tetapi tetap dibutuhkan penelitian lebih lanjut terhadap penggunaan obat-obat ini.

 

http://www.klikdokt er.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s