Cacar

Posted by: “Sunandar” sunandar.tjiptono@aspira.astra.co.id

Diambil dari milis Nakita…..

Cacar ular berbeda dgn cacar api/cacar monyet. Cacar ular biasa Kita sebut herpes zoster. Jika seseorang pernah kena cacar air, maka sang virus sesungguhnya “tidur” di dalam tubuh orang tersebut. Dan ketika kondisi daya tahan tubuh orang tsb sedang drop, maka virus tsb bisa “bangun” lagi Dan jadilah Herpes Zoster. Makanya penting sekali imunisasi varicella itu untuk anak2 Kita. Agar anak Kita jgn sampai kena cacar air, krn ketika dia dewasa bisa terkena herpes zoster.

Cacar Ular

Walaupun namanya cacar ular, penyakit ini tidak disebabkan oleh ular. Cacar ular adalah nama awam untuk penyakit Herpes Zoster. Penyakit ini merupakan bentuk reaktivasi penyakit cacar air (varisela) yang pernah diderita seseorang sebelumnya. Perlu diketahui, bila seseorang terkena infeksi virus varisela-zoster untuk pertama kali, maka akan timbul penyakit cacar air. Setelah sembuh, virus tersebut tidaklah musnah seluruhnya dari tubuh penderita, melainkan berdiam di dalam tubuh penderita, tepatnya di ganglion saraf tepi penderitanya. Virus yang berdiam dalam tubuh penderita ini dapat sewaktu-waktu muncul kembali Dan menyebabkan penyakit yang dinamai Herpes Zoster.

Walau di dalam tubuhnya terdapat virus ini, namun kebanyakan orang memang tidak mengalami penyakit Herpes Zoster. Hal ini disebabkan daya tahan tubuh yang baik yang dapat menekan virus ini berkembang. Sebaliknya, pada orang yang daya tahannya sedang menurun, tak jarang penyakit ini tiba-tiba muncul menyerang.Gejala yang terjadi pada penyakit ini awalnya hampir sama dengan cacar air, yaitu terjadi demam Dan badan terasa pegal-pegal.

Selanjutnya sedikit berbeda dengan penyakit cacar air, walaupun virus penyebabnya sama. Pada Herpes Zoster, gelembung muncul dalam suatu kelompok yang menyerupai garis lebar dengan dasar kulit kemerahan, yang muncul dari bagian belakang tubuh Dan menjalar ke arah depan pada salah satu sisi tubuh. Mungkin karena gambaran kelainan yang seperti gambar ular ini, maka Ada yang menemakannya cacar ular. Sebenarnya gelembung ini bisa muncul di bagian tubuh mana saja, termasuk wajah, namun yang paling sering adalah dari punggung ke bagian dada.

Ada mitos yang mengatakan, bila deretan gelembung muncul dari kedua sisi tubuh, Dan kedua ujungnya bertemu, maka akan fatal akibatnya. Mitos ini tidaklah tepat, namun Ada unsur benarnya juga. Yang jelas, deretan gelembung memang umumnya muncul hanya di salah satu sisi saja. Bila sampai muncul dikedua sisi, berarti infeksi yang terjadi sangat berat, Dan daya tahan tubuh penderita dalam keadaan sangat lemah Dan buruk. Tentunya kondisi fisik yang demikian ini memang memiliki risiko yang bisa

berakibat fatal. Walaupun jarang, kasus seperti ini dapat dijumpai pada penderita yang mendapat terapi imunosupresan (penekanan sistem kekebalan tubuh) dosis tinggi dalam jangka panjang atau pada penderita HIV / AIDS.

Cacar Monyet

Istilah cacar monyet memang relatif tidak sepopuler istilah cacar lainnya yang telah disebutkan di atas. Penyakit ini nama ilmiahnya adalah impetigo bulosa, atau Ada pula yang menamakan impetigo vesikulo-bulosa. Berbeda dengan jenis cacar lainnya yang disebabkan karena infeksi virus, cacar monyet ini disebabkan oleh Bakteri Staphylococcus aureus.

Secara klinis, penderita tidak mengalami demam ataupun gejala umum seperti pada cacar air ataupun herpes zoster. Gejala yang didapatkan adalah adanya gelembung yang munculnya terutama di ketiak, dada, Dan punggung. Gelembung yang muncul ini cepat pecah Dan jumlahnya tidak begitu banyak, namun kerap kali disertai pula oleh miliaria (biang keringat). Penyakit ini memang tidaklah seberat penyakit lainnya, karena terbatas pada lapisan kulit saja.

Namun tentunya tidak berarti tidak perlu diobati. Apalagi karena yang menjadi penyebab adalah bakteri, yang untuk memusnahkannya diperlukan obat antibiotika yang dioleskan pada tempat yang terkena. Ada yang mengatakan, penyakit ini disebut cacar monyet, sebab kelainan yang tampak di kulit memang bagi orang awam sedikit banyak mirip dengan penyakit cacar. Sedangkan asal usul dikaitkan dengan monyet, konon karena umumnya kulit terasa gatal sekali Dan kerap menyebabkan penderitanya menggaruk-garuk tubuhnya terus menerus…seperti monyet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s