Kolik Bayi

Kolik bayi adalah keadaan dimana bayi terus menerus menangis tanpa henti. Biasanya disebut Kolik Tiga Bulan karena biasanya terjadi pada bayi umur tiga bulan pertama. Kolik sebetulnya adalah rasa sakit pada perut yang timbul dan hilang seperti gelombang (spasmodic).

Tetapi karena bayi belum bisa bicara, maka tidak bisa dipastikan sebab bayi menangis. Jadi bila tidak bisa menemukan sebab yang jelas seperti rasa lapar, popok basah atau demam, maka bayi yang menangis terus menerus dianggap sedang mengalami kolik.

Gejala- Gejala :

  • Menangis tak henti terutama dimalam hari, setelah minum atau pada waktu bangun. ( Bayi biasanya sehat ) selain waktu tertentu tsb.
  • Sulit untuk menenangkan bayi pada waktu serangan.
  • Tubuh bayi menjadi kemerah ? merah dan kaki diangkat – angkat.
  • Perut mungkin kembung.

Penyebab :

  • Belum pasti, diduga mungkin disebabkan oleh kejang otot di dinding usus dan gangguan pencernaan.

Yang Dapat Anda Lakukan :

  • Periksa apakah bayi lapar, basah, kedinginan atau demam.
  • Rawat bayi sebaik – baiknya.
  • Usahakan supaya bayi bersendawa untuk mengeluarkan angin.
  • Apabila usaha diatas tidak berhasil, tenangkan bayi dengan cara – cara yang biasanya berhasil seperti dipeluk erat – erat, diayun – ayunkan,dimandikan, diberi dot, dinyanyikan atau putarkan kaset bunyi rahim.
  • Periksa dokter bila serangan kolik sering terulang baik siang siang ataupun serangan di malam hari karena sangat mengganggu bayi

Tindakan Dokter Anda :

  • Menyingkirkan kemungkinan adanya penyakit.

Pencegahan :
Tidak ada cara yang manjur untuk mencegah kolik bayi, tetapi orang tua bisa mengusahakan untuk menghilangkan penyebab – penyebab yang mungkin terjadi.

  • Periksa lubang botol bayi, harus sesuai besarnya untuk mencegah bayi menelan terlalu banyak udara. Sewaktu minum.
  • Usahakan supaya bayi bersendawa setiap habis minum.
  • Beri minum / makan bayi sesuai waktunya, agar bayi tidak sampai terlalu lapar atau harus menunggu terlalu lama untuk minum.
  • Orang tua harus sabar dan relaks, karena bayi cukup sensitif terhadap ketegangan yang terjadi pada orang tuanya dan sebagai reaksi, maka bayi menangis berlebihan tanpa sebab yang jelas.

Sumber : Kesehatan Keluarga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s