Archive for May 15, 2009

Kumpulan humor 53

“Ruang ber AC”

Seorang karyawan mendapatkan fasilitas kerja yang hebat sekali. Dia memiliki sebuah ruang dengan AC, telepon, televisi, internet, dan tentu saja PC Pentium 4 yang canggih. Suatu ketika di mengetik sebuah laporan. Tiba-tiba saja bosnya masuk dengan marah-marah.

  • Bos : “Hei! Kamu menulis dengan WordStar ya? Dasar Bodoh! Sekarang itu sudah tahun 2002!! Harusnya kamu bisa menulis dengan Microsoft Word!!”
  • Karyawan : “Habis ini ruang ber-AC sih!”
  • Bos : “Apa hubungannya dengan hal itu? Jangan cari-cari alasan!!”
  • Karyawan : “Bos lihat saja sendiri ke AC itu!”
  • Bos itu lalu melihat ke AC dan ada tulisan : “…AIR CONDITIONED ROOM, DO NOT OPEN WINDOWS!!”
  • Karyawan : “Kalo buka Windows saja tidak boleh bagaimana mau buka Microsoft Word!!!!”

PIKUN
==========
Sepasang kakek dan nenek yang akhir-akhir ini terlalu sering menjadi lupa akan segala sesuatu hal, akhirnya memutuskan untuk pergi ke dokter dan memeriksakan kesehatan mereka. Dokter mengatakan bahwa secara fisik mereka sehat-sehat saja.

Dokter menyarankan agar mereka mulai membiasakan diri untuk menulis hal-hal apa saja untuk membantu mereka mengingat segala sesuatu sekecil apapun itu. Suatu malam kedua kakek dan nenek tersebut sedang bersantai menonton TV.
Tiba-tiba sang kakek berdiri,

  • Nenek : “Mau kemana?”
  • Kakek : “Oh aku mau ke dapur sebentar untuk mengambil segelas air”
  • Nenek : “Kalau begitu sekalian tolong bawakan aku es krim vanila”
  • Kakek : “OK ..”
  • Nenek : “Eh tunggu sebentar, apakah tidak sebaiknya kamu tulis pesananku itu supaya kamu tidak lupa?”
  • Kakek : “Ah tidak perlu, aku ingat kok … es krim vanila kan?”
  • Nenek : “Kalau begitu sekalian tambahkan strawberry dan krimnya”
  • Kakek : “Beres .. !!”
  • Nenek : “Ah sebaiknya kamu tulis semua pesananku itu, nanti pasti kamu lupa semuanya”
  • Kakek : “Jangan khawatir aku masih ingat kok, es krim vanila, strawberry dan krimnya bukan?”
  • Dua puluh menit kemudian sang kakek datang dan memberikan kepada nenek sepiring daging dan beberapa butir telur rebus.
  • Nenek : (Dengan wajah cemberut) “Nah, apa kataku, kamu lupa kan pesananku … makanya ditulis dulu”
  • Kakek : “Lho memangnya kamu tadi pesan apa sih?”
  • Nenek : (Dengan wajah yang masih cemberut) “Roti bakar isi strawberry.”

kekaguman Seorang Suami
Suatu malam Nia terbangun dan melihat suaminya sedang berdiri di sisi Boks bayi mereka. Nia belum pernah melihat ekspresi wajah suaminya seperti itu sebelumnya. Kadang-kadang tersenyum sambil menggelengkan-gelengkan kepala, tampak kagum…,

lalu seperti terharu, terus menarik nafas panjang dan seterusnya. Diam-diam air mata menetes di kedua mata Nia. Ia tak menyangka suaminya akan mengagumi bayi mereka seperti itu. Nia menghampiri suaminya, memeluknya dan setengah memancing bertanya,

  • “Mas, apa sih yang Mas pikirkan?”
  • “Ini, aku benar-benar nggak habis pikir, boks seperti ini aja kok ya harganya sampai tiga juta.” :>

______________________________________________________________
Nobody can go back and start a new beginning,but anyone can start today
and make a new ending.

Indo community

Leave a Comment

Kumpulan humor 52

Rekor Dunia
Seorang bapak tergopoh-gopoh masuk ke dalam kantor pencatat rekor.

Ia mengaku baru saja membuat rekor dunia.

  • “Rekor apa yang baru bapak ciptakan?” tanya seorang petugas di sana.
  • “Saya baru saja berhasil menyusun 200 potongan jigzaw puzzle. Saya melakukannya dalam waktu 18 bulan!” jawab bapak itu bersemangat.
  • “18 bulan??? Apa hebatnya???” tanya si petugas keheranan.
  • Si bapak menjawab, “Lho, di kotak bungkusnya ‘kan ditulis: untuk 3-5 tahun!”

Pede Ngajak Kencan

  • Cowok (pede abis): “Coba tebak apa yang ada di genggaman tanganku. Kalau tebakan kamu benar, kamu akan aku ajak nonton ‘ntar malem.”
  • Cewek (bete abis): “Gajah!”
  • Cowok (tetep pede): “Hampir bener! Ntar malam aku jemput jam 7, ya?”
  • Cewek: !@#$!!!!

Fotografer Udara
Seorang fotografer mendapat tugas dari editornya untuk mengambil gambar kebakaran hutan yang sedang terjadi di Kalimantan. Si fotografer segera berangkat ke lapangan terbang Pondok Cabe mencari
pesawat ringan Cessna yang disewa kantornya. Doi pun segera naik ke sebuah pesawat yang mesinnya sedang hidup.

  • “Woi, Mas! Buruan berangkat! Kita udah telat, nih!” teriak si fotografer pada seorang laki-laki yang duduk di kursi pilot.
  • “Ya….iya…sabar, Pak,” kata laki-laki itu gugup.
  • Pesawat ringan itu kemudian mengudara dengan susah payah. Sesampainya di atas wilayah udara Kalimantan, cuaca mendadak buruk dan penuh asap.
  • “Mas, turunin pesawatnya sedikit, bikin manuver, aku mau ngambil gambar nih!” kata si fotografer.
  • “A…pa, Pak? Ngambil gambar??” tanya si lelaki.
  • “Iya. Aku ini fotografer udara!”
  • “Apa??? Fotografer???
  • Jadi Bapak bukan instruktur terbang yang mau ngajarin saya cara mendarat?!!!”

Lantai 13
Dua orang perampok sedang asik beraksi di sebuah apartemen ketika tiba-tiba terdengar sirene mobil polisi.

  • Perampok 1: “Hey, ada polisi! Ayo cepetan lompat jendela!”
  • Perampok 2: “Tapi kita ada di lantai 13!”
  • Perampok 1: “Elu percaya angka 13 itu sial? Udah, deh, ayo lompat! Kita nggak ada waktu lagi buat ngurusin tahyul begituan!”
  • Perampok 2: ??#$!!

Indo community

Leave a Comment

Sang Roda

Suatu ketika, ada sebuah roda yang kehilangan salah satu jari-jarinya. Ia tampak sedih. Tanpa jari-jari yang lengkap, tentu, ia tak bisa lagi berjalan dengan lancar. Hal ini terjadi saat ia melaju terlalu kencang ketika melintasi hutan. Karena terburu-buru, ia melupakan, ada satu jari-jari yang jatuh dan terlepas.

Kini sang roda pun bingung. Kemana kah hendak di cari satu bagian tubuhnya itu? Sang roda pun berbalik arah. Ia kembali menyusuri jejak-jejak yang pernah ditinggalkannya. Perlahan, di tapakinya jalan-jalan itu. Satu demi satu diperhatikannya dengan seksama. Setiap benda di amati, dan di cermati, berharap,akan di temukannya jari-jari yang hilang itu.

Ditemuinya kembali rerumputan dan ilalang. Dihampirinya kembali bunga-bunga ditengah padang. Dikunjunginya kembali semut dan serangga kecil di jalanan. Dan dilewatinya lagi semua batu-batu dan kerikil-kerikil pualam. Hei….semuanya tampak lain.

Ya, sewaktu sang roda melintasi jalan itu dengan laju yang kencang, semua hal tadi cuma berbentuk titik-titik kecil. Semuanya, tampak biasa, dan tak istimewa. Namun kini, semuanya tampak lebih indah.

Rerumputan dan ilalang, tampak menyapanya dengan ramah. Mereka kini tak lagi hanya berupa batang-batang yang kaku. Mereka tampak tersenyum, melambai tenang, bergoyang dan menyampaikan salam. Ujung-ujung rumput itu, bergesek dengan lembut di sisi sang roda. Sang roda pun tersenyum dan melanjutkan pencariannya.

Bunga-bunga pun tampak lebih indah. Harum dan semerbaknya, lebih terasa menyegarkan. Kuntum-kuntum yang baru terbuka, menampilkan wajah yang cerah. Kelopak-kelopak yang tumbuh, menari, seakan bersorak pada sang roda. Sang roda tertegun dan berhenti sebentar. Sang bunga pun merunduk, memberikan salam hormat.

Dengan perlahan, dilanjutkannya kembali perjalanannya. Kini, semut dan serangga kecil itu, mulai berbaris, dan memberikan salam yang paling semarak. Kaki-kaki mereka bertepuk,membunyikan keriangan yang meriah. Sayap-sayap itu bergetar, seakan ada ribuan genderang yang di tabuh. Mereka saling menyapa. Dan, serangga itu pun memberikan salam, dan doa pada sang Roda.

Begitu pula batu dan kerikil pualam. Kilau yang hadir, tampak berbeda jika dilihat dari mata yang tergesa-gesa. Mereka lebih indah, dan setiap sisi batu itu memancarkan kemilau yang teduh. Tak ada lagi sisi dan ujung yang tajam dari batu yang kerap mampir di tubuh sang Roda. Semua batu dan pualam, membuka jalan, memberikan kesempatan untuk melanjutkan perjalanan.

Setelah lama berjalan, akhirnya, ditemukannya jari-jari yang hilang. Sang roda pun senang. Dan ia berjanji, tak akan tergesa-gesa dan berjalan terlalu kencang dalam melakukan tugasnya.
******
Teman, begitulah hidup. Kita, seringkali berlaku seperti roda-roda yang berjalan terlalu kencang. Kita sering melupakan, ada saat-saat indah, yang terlewat disetiap kesempatan. Ada banyak hal-hal kecil, yang sebetulnya menyenangkan, namun kita lewatkan karena terburu-buru dan tergesa-gesa.

Hati kita, kadang terlalu penuh dengan target-target, yang membuat kita hidup dalam kebimbangan dan ketergesaan. Langkah-langkah kita, kadang selalu dalam keadaan panik, dan lupa, bahwa di sekitar kita banyak sekali hikmah yang perlu di tekuni.

Seperti saat roda yang terlupa pada rumput, ilalang, semut dan pualam, kita pun sebenarnya sedang terlupa pada hal-hal itu. Teman, coba, susuri kembali jalan-jalan kita. Cermati, amati, dan perhatikan setiap hal yang pernah kita lewati. Runut kembali perjalanan kita.

Adakah kebahagiaan yang terlupakan? Adakah keindahan yang tersembunyi dan alpa kita nikmati? Kenanglah ingatan-ingatan lalu. Susuri dengan perlahan. Temukan keindahan itu!!

 

 

Indo community

Leave a Comment

Older Posts »