Iri Tanda Tak Mampu! Seringkali orang mengungkapkan hal ini jika ada orang yang iri terhadap keberhasilan orang lain. Nah apakah anda pernah merasakan iri dengan keberhasilan dan kesuksesan orang lain?
Sebenarnya cukup manusiawi kok, kalau anda punya perasaan iri melihat keberuntungan orang lain. Apalagi di tengah kondisi social yang penuh kesenjangan seperti dewasa ini. Lagipula, sebagai manusia normal andapun ingin mengecap keberuntungan yang dirasakan seperti orang lain itu bukan ?
Tapi hati-hati lho, jangan sampai rasa iri itu menguasai pikiran anda. Kalau terus menerus terpuruk pada perasaan iri, keberuntungan justru akan semakin menjauh dari kehidupan anda. Nah emang enak!
Tapi sssttt, ternyata rasa iri juga bias memicu motivasi anda untuk maju, dengan catatan anda bisa mengelola perasaan iri itu dengan baik. Menurut Nothcote Parkinson penulis buku ‘Getting Along Better With People’, ada dua dampak sifat iri. Yang pertama rasa iri bisa membenamkan anda pada perasaan kesal, kecewa, stress, depresi bahkan frustasi. Yang kedua, rasa iri cenderung membangkitkan semangat anda untuk bersaing dengan orang-orang yang berhasil.
Dalam hal ini tentu saja dampak yang pertama tidak perlu dibahas. Karena sudah jelas dampak tersebut menyebabkan kemunduran diri sendiri. Dampak negatif ini akan membuat anda seperti ‘pesakitan’ yang kehilangan gairah dan semangat hidup.
Bagaimana dengan dampak yang kedua ? Kalau anda termasuk pengidap rasa iri yang positif, ada teknik untuk mengembangkan rasa iri anda untuk menuju sukses. Simak berikut ini:
- Kalau anda iri atas kesuksesan orang lain, baik itu di lingkungan kantor atau dimanapun, fokuskan rasa iri anda pada kelebihan-kelebihannya. Berpikirlah bahwa andapun bisa memiliki kelebihan tersebut.
- Jangan lama-lama memanjakan rasa iri anda. Bangkit dan tersenyumlah lalu akui bahwa orang lain yang membuat anda iri itu memang pantas sukses. Dia sukses karena hal-hal positif yang dimilikinya, seperti kerja keras, penuh semangat, cerdas dan sebagainya. Selanjutnya, atur strategi anda bisa menjadi competitor yang sehat.
- Jangan sekalipun memupuk rasa iri menjadi ‘kebencian’. Yakinlahh, walau bagaimanapun anda akan merasa lebih nyaman bersaing dengan perasaan yang positif. Dan cobalah untuk ‘positif thinking’ bahwa esok andapun akan berhasil seperti dia.
- Bersahabatlah dengan orang-orang sukses di lingkungan anda. Asal tahu aja,keberhasilan dan kesuksesan seseorang juga dipengaruhi dengan siapa anda bergaul. Kalau anda bergaul dengan orang-orang yang gagal, maka anda akan gagal. Sebaliknya, kalau anda bergaul dengan orang-orang yang berhasil, anda akan termotivasi untuk berhasil.
Selanjutnya, carilah jalan yang paling rasional untuk mencapai kesuksesan. Jangan pernah sekalipun berpikir untuk meraih sukses dengan jalan pintas. Percayalah, jika anda bisa mengelola rasa iri dengan positif, rasa iri anda akan berbuah kesuksesan. Nah, kalau anda iri denga manager anda, siapa tahu besok giliran anda yang menjadi manager. Karena anda sudah berhasil mengelola rasa iri anda dengan baik. So, let’s do it !
Terima kasih
M.Yusuf
