Archive for March, 2009

JANGAN LARI DARI KESULITAN

source: unknown
Penduduk sebuah desa baru saja selesai membangun jembatan secara swadaya.
Tetapi, saat beberapa pedati bermuatan berat berjalan di atasnya, jembatan tersebut melengkung dan bergoyang-goyang. Penduduk desa sangat kecewa karena mereka merasa sudah membangun jembatan tersebut dengan benar.Akhirnya, kepala desa meminta pertolongan dari seorang ahli pembuat jembatan untuk memperbaiki jembatan tersebut. Sang ahli melakukan pemeriksaan dengan cermat, dan menyanggupi untuk memperbaiki jembatan tersebut dalam waktu 1 bulan.

Saat perbaikan selesai, penduduk desa berkumpul di sekitar jembatan tersebut.Kayu jembatan telah diganti, tetapi tidak ada perubahan sama sekali pada ukuran kayu dan konstruksi jembatan. Penduduk bertanya-tanya apakah yang akan terjadi jika jembatan itu diberi beban yang berat. Ketika beberapa pedati bermuatan penuh dinaikkan ke atas jembatan tersebut, penduduk desa merasa heran karena kali ini tak nampak adanya lengkungan sama sekali.

Seorang penduduk bertanya, “Sulap macam apa yang sudah Anda lakukan?”

Dengan tertawa ringan, si ahli pembangun jembatan mengatakan, “Sama sekali tidak ada sulap atau tipuan apapun yang saya gunakan. Untuk menahan beban yang berat,jembatan ini membutuhkan beberapa batang pohon yang sangat kuat. Batang pohon yang kalian gunakan berasal dari lembah, dan ternyata tidak mampu menahan beban berat. Saya hanya mengganti batang pohon tersebut dengan batang pohon yang berasal dari puncak gunung. Terpaan angin kencang yang sering melanda puncak gunung membuat pohon yang tumbuh di sana memiliki batang yang berkekuatan yang luar biasa, jauh melebihi pohon yang tumbuh di daerah lain.”

Para pembaca..
Terpaan angin kencang dengan mudah akan dapat menumbangkan pohon-pohon yang rapuh dan berakar dangkal. Tetapi, sebaliknya terpaan angin kencang yang sama justru akan memperkuat pohon-pohon yang kokoh dan berakar dalam.

Dalam kehidupan sehari-hari ‘terpaan angin kencang’ berupa masalah, kegagalan,beban kehidupan, konflik, dan berbagai hal negatif lainnya dapat dengan mudah menghancurkan orang-orang rapuh yang tidak memiliki semangat juang dan menjalani hidup tanpa tujuan.

Sebaliknya, kesulitan-kesulitan yang sama justru akan dapat memperkuat orang-orang yang memiliki semangat juang tinggi, dengan tujuan hidup yang pasti,serta keteguhan hati yang kuat.

Kebanyakan orang-orang yang sukses adalah mereka yang dulunya hidup dalam himpitan kesukaran, tetapi mereka berhasil mencapai sukses karena mereka memperkuat ‘akar’ keteguhan hatinya, dan terus menerus membangun kemampuan untuk mengatasi kesulitan tersebut.

Mereka tak akan pernah dapat mencapai sukses jika mereka melarikan diri dari kesukaran yang harus mereka hadapi. Kita akan kehilangan kesempatan untuk mencapai sukses jika kita selalu melarikan diri dari setiap kesulitan yang harus kita hadapi.

Jika Anda ingin mencapai sukses, tak perlu kita mengeluh, tak ada guna kita menghindar, tapi hadapi setiap ‘terpaan angin kencang’ dengan sikap mental positif, sebagai latihan untuk memperkuat diri dan persiapan untuk mencapai sukses.

Selamat mencapai sukses yang luar biasa..

Harry Prasetya

Leave a Comment

Kenali Taktik Licik di Tempat Kerja

Karir

Siasat licik memang bisa ditemukan dimana saja. Apalagi di dunia kerja yang sarat persaingan. Masalahnya, untuk memenangkan persaingan itu tak jarang orang menggunakan cara-cara yang ‘menyimpang’. Cara-cara licik diyakini sebagian orang sebagai sesuatu yang normal. Sebagian lagi mengatakan cara-cara tersebut adalah sesuatu yang salah.

Bagi Anda yang tidak setuju dengan cara-cara licik pasti menghindari tindakan yang berbau licik itu, baik dari Anda pribadi maupun menghindari orang-orang yang biasa menggunakan cara-cara licik. So, Anda perlu mengetahui taktik licik apa yang biasa dilancarkan di kantor. Berikut ini taktik licik di kantor beserta upaya melindungi diri dari taktik tersebut:

Dukungan semu
Ini merupakan dukungan yang sifatnya ‘kedok’. Karena di balik dukungan itu terselip maksud lain untuk menghancurkan atau menjatuhkan. Nah jika seseorang memberi dukungan untuk Anda jangan terhanyut. Dengarkan saran dan nasehat yang dilontarkannya lalu pikirkan bagaimana dampaknya terhadap kelangsungan karir Anda.

Pencemaran nama baik
Pernyataan yang merusak sering digunakan untuk mencemarkan nama baik seseorang.
Pernyataan itu bisa berupa kalimat-kalimat negatif tentang Anda, pertanyaan yang meragukan kemampuan kerja Anda pada suatu proyek, atau perhatian semu terhadap diri Anda. Terhadap taktik semacam itu maka tidak banyak yang bisa Anda lakukan untuk menghentikan kebohongan seseorang mengenai Anda, tetapi Anda bisa meluruskan pernyataan itu setelah Anda mendengarkannya.

Menohok kawan
Penohok tidak pernah terang-terangan dan kadang malah kelihatan begitu wajar.
Seseorang yang kelihatannya seperti sahabat, terlihat sangat baik, tetapi mempunyai pikiran untuk menghancurkan citra atau karir Anda. Terhadap taktik semacam ini sebaiknya Anda jangan mempertanyakan semua persahabatan baru Anda,tetapi selalu jagalah hal itu dengan aman. Jika Anda tidak pernah mengungkapkan sesuatu yang jelek atau negatif, orang lain tidak akan memiliki peluang untuk membahas kecuali jika mereka menciptakannya sendiri.

Mencuri ide
Pencurian ide di lingkungan kerja seringkali terjadi tanpa sepengetahuan orang yang bersangkutan. Biasanya pencurian ini terjadi dari obrolan ringan atau tanpa sengaja ‘pencuri’ itu menguping ide yang tengah Anda bicarakan pada seorang rekan. Buntut-buntutnya ia akan dengan cepat mengumumkan ide itu dan mengkalim kalau ide tersebut adalah murni gagasannya.

So, untuk menghindari ‘pencuri intelek’ itu, Anda harus lebih waspada. Jika Anda mempunyai ide bagus, tulislah konsep dasarnya dan sebarkan dengan catatan bahwa proposal finalnya akan diedarkan secepatnya. Biarkan orang lain tahu. Jika gagasan Anda dicuri dari suatu sesi kelompok, maka orang lain akan mengetahui bahwa ide tersebut adalah milik Anda, tetapi dalam pertemuan satu lawan satu,jangan biarkan diri Anda terbuka bagi pencuri.

Melumpuhkan semangat
Aksi politik tersembunyi ini dirancang untuk menyakiti Anda sehingga pada akhirnya Anda akan mengalami kejatuhan fatal. Pelumpuh semangat secara teratur akan mengikis dan merusak kepercayaan diri Anda dengan berbagai ‘tikaman’,komentar negatif, dan pernyataan yang membuat Anda percaya bahwa orang lain tidak menyukai Anda. Anda merasa tidak berguna sehingga menjadi tidak produktif.

Memang sulit untuk menerima perlakuan seperti itu, tetapi Anda harus bertahan,percaya diri, dan memposisikan diri untuk maju dalam karir tanpa dapat dihancurkan. Tetaplah positif dan pertimbangkan untuk menemukan suatu pekerjaan atau posisi baru jika kenyamanan diri Anda dirusak.

Pemerasan emosional
Praktek pemerasan merupakan salah satu jenis penyimpangan yang sangat serius.
Demi memperoleh keuntungan dan kekuasaan, mereka tidak segan-segan mengancam untuk membeberkan sesuatu yang telah Anda lakukan yang akan membuat Anda kelihatan buruk atau bisa menghancurkan karir Anda jika diketahui umum.

Pemerasan tidak pernah bisa dihadapi dengan mudah. Tapi jika Anda menyadari pernah berbuat kesalahan, bersikaplah terbuka dan akui kesalahan tersebut dengan ‘gentle’. Dan untuk saat ini bersikaplah lebih fair dalam setiap aktivitas. Jika menemukan masalah selesaikan segera.

Pengkotakan
Metode pemecahbelahan dan penaklukan dilakukan oleh banyak manajer. Taktik ini digunakan untuk menciptakan pertentangan di antara departemen guna memperoleh kekuasaan dan kontrol. Untuk itu, tanyakan langsung apa yang Anda dengar dan bukalah komunikasi dengan berbagai departemen lain. Temuilah orang-orang yang menjalin hubungan kerja dengan Anda dan diskusikan berbagai masalah yang timbul.

Kondisi yang tidak nyaman
Sebagian pemimpin menciptakan kondisi yang tidak nyaman bagi karyawannya dengan maksud agar karyawan tersebut tidak betah dan akhirnya mengundurkan diri. Sehingga tidak perlu ada uang pesangon atau uang phk. Meskipun Anda bekerja dengan baik, tidak akan merubah ketidaknyamanan itu selama bos Anda memang berniat menyingkirkan Anda.

Jika Anda tidak tahu mengapa hal itu terjadi, Anda bisa mencoba membuka komunikasi dan menghadapi orang tersebut secara langsung. Tanyakan sebab musababpenekanan terhadap diri Anda. Jika Anda mampu bertahan nggak masalah. Namun jika Anda merasa ‘tertindas’ Anda perlu meminta campur tangan pihak lain yang obyektif menilai Anda. Misalnya atasan bos Anda atau HRD dan juga rekan-rekan.

Nah bagaimana dengan Anda? Apakah ada rekan Anda yang menunjukkan gejala-gejala kelicikan terhadap Anda? Jika ya, bersiap-siaplah menghadapinya. Yang jelas,jangan sekalipun Anda menghadapinya dengan sikap licik juga. Hadapilah dengan tenang dan profesional. Tunjukkan jika Anda mampu mengalahkan hal negatif dengan hal positif.

Indo community

Leave a Comment

Bagaimana Memaknai Kerja Anda?

“Jika seseorang diberi tanggung jawab untuk menjadi penyapu jalan, ia harus melakukan tugasnya seperti apa yang dilakukan oleh pelukis Michelangelo, atau seperti Beethoven mengkomposisikan musiknya, atau seperti Shakespeare menulis sajaknya. Ia harus menyapu jalan sedemikian baiknya, sehingga semua penghuni surga dan bumi berhenti sejenak dan berkata, di sini hidup seorang penyapu jalan jempolan yang melakukan tugasnya dengan baik”.
- Martin Luther King -

Pada suatu hari, nampak tiga orang tukang batu yang sedang bekerja keras membangun suatu bangunan. Tukang pertama, yang berada di paling ujung ditanya,

  • “Apa yang sedang anda kerjakan, dan bagaimana perasaan anda melakukan kerja ini?”
  • Dia menjawab “Saya sedang menata batu-batu ini menjadi sebuah tembok. Malas juga sebenarnya melakukan kerja ini. Kalau ada pekerjaan lain yang lebih enak,secepatnya saya akan pindah”.
  • Tukang kedua, yang berada di sebelahnya juga ditanya pertanyaan yang sama, dan
    dia menjawab dengan bersungut-sungut
  • “Saya melakukan suatu tugas senilai 5 dollar sejam. Dengan tugas seberat ini dan kami harus melakukannya sepanjang hari, seharusnya kami digaji dua kali lipat. Kami merasa hanya sebagai sapi perah, dipaksa bekerja keras, dan nantinya mereka yang mendapatkan hasil paling banyak …..”.
  • Tukang ketiga, dengan pertanyaan yang sama pula, menjawab
  • “Saya sedang menjadi bagian dari suatu sejarah, di mana setiap detil dari bangunan ini akan saya sentuh sehingga menjadi sempurna. Kelak, apabila bangunan ini sudah jadi, saya akan mengajak anak saya berjalan-jalan di depannya, dan bisa berkata dengan bangga pada anak saya, bahwa dibalik bangunan megah ini, ada sentuhan dari ayahnya yang membuatnya menjadi sempurna ……..”

Menarik untuk mengambil makna dari cerita diatas. Jika cerita tersebut ditarik ke dalam kehidupan karir anda, tukang batu yang manakah yang mirip dengan situasi anda saat ini ?

Tipe tukang pertama, adalah mereka yang diistilahkan sebagai OPERATOR.

Mereka akan menjalankan tugas berdasarkan apa yang diperintahkan oleh atasan, tapi tidak pernah berpikir apa tujuan yang ingin dicapai dari apa yang mereka lakukan tersebut.

Tipe tukang kedua, diistilahkan sebagai MONEY-ACTION VALUATOR, di mana mereka selalu menilai apa yang mereka kerjakan dengan sejumlah uang. Seringkali orang-orang seperti ini mengeluh tentang kecilnya penghasilan mereka disbanding dengan kerja yang mereka lakukan, tanpa mereka mau melakukan perbaikan.

Dan tipe ketiga, adalah seorang VISIONER, dimana mereka bisa melihat ke depan,manfaat besar apa yang bisa mereka raih dari hal-hal kecil yang mereka lakukan saat ini.

Sebagai seorang profesional misalnya, kita mempunyai banyak rekan kerja yang sama dengan kita. Tapi MAKNA dari pekerjaan yang kita lakukan setiap hari, akan menggerakkan ATTITUDE kita, dan memberikan HASIL yang berbeda dalam jangka panjang.

Pertanyaan penting sebelum anda memulai perjalanan karir anda menuju sukses adalah, apakah pekerjaan yang anda lakukan sekarang merupakan pekerjaan yang anda dambakan dan senangi ? Adakah rasa bangga terhadap apa yang anda kerjakan sekarang ?

Jika tidak, maka hanya ada dua pilihan, yaitu berusaha untuk mencintainya, atau keluar dari pekerjaan anda sekarang dan mencari pilihan karir lain yang sesuai dengan keinginan anda. Jika anda memaksakan bekerja di bidang yang membuat anda merasa tertekan sepanjang hari, hanya karena tidak ada perusahaan lain yang mau menerima anda, maka bersiaplah untuk menderita lebih lama lagi.

Bagaimana jika kita bekerja karena uang, bukankah memang uang adalah salah satu pendorong kita bekerja ? Memang benar. Tapi kita juga perlu menyadari bahwa uang adalah HASIL AKHIR dari suatu tindakan yang kita lakukan sebelumnya. Yang perlu kita renungkan disini adalah bagaimana attitude kita dalam melakukan tindakan sehari-hari, sebelum kita menerima upah kita di akhir bulan. Jika kita hanya menyukai uangnya, bukan pekerjaannya, maka kita akan dengan mudah menyerah dan mungkin mencoba-coba mencari lowongan baru jika merasa sudah mentok, atau ada halangan yang menghadang di depan.

Orang-orang yang mencintai pekerjaannya, selalu mencari tantangan baru di dalam karirnya. Jika mereka merasa tantangan mereka di kantor sudah mentok, barulah mereka mencoba mencari hal-hal baru yang bisa ditingkatkan dari profesi mereka.
Sayang sekali memang, jumlah orang seperti ini tidak begitu banyak.

Kualitas orang seperti ini begitu menonjol dibanding rekan-rekannya, bahkan kualitasnya seringkali terdengar hingga keluar perusahaan. sehingga tidak mengherankan jika banyak perusahaan lain yang juga tertarik dan berusaha membajaknya untuk pindah ke tempat lain. Dan mereka pun jika akhirnya mau berpindah, bukan hanya karena iming-iming uang yang menggiurkan, tapi karena mereka juga melihat kesempatan ditempat lain dimana mereka mempunyai peluang untuk menjawab tantangan yang lebih besar.

Akhir kata, cobalah untuk melihat ke dalam diri anda saat ini. Apakah makna pekerjaan bagi anda saat ini ? Dan termasuk type manakah cara kerja anda,operator, money-action valuator, ataukah visioner ? Belum terlambat untuk mulai berubah dan mencintai pekerjaan anda, serta melakukan yang terbaik demi kesuksesan karir anda ke depan. Sukses untuk anda !

Indo community

Leave a Comment

Older Posts »